5 Cara Efektif Pasang Iklan di Facebook

5 Cara Efektif Pasang Iklan di Facebook

Saat ini pengguna facebook di Indonesia telah mencapai 140 juta pengguna di tahun 2020. Itu berarti kamu dapat memanfaatkan facebook sebagai sara untuk pemasaran. Karena dapat menjangkau setengah lebih dari total jumlah penduduk di Indonesia. Namun apakah kamu sudah tahu cara pasang iklan di facebook agar mendapatkan hasil yang maksimal?

Selain banyaknya pengguna, facebook juga menawarkan data audiens yang sangat lengkap. Kita bisa memilih target audiens berdasarkan usia dan jenis kelamin. Masih ditambah lagi dengan pemilihan lokasi, minat dan hobi. Hal ini akan membantu dalam menentukan target audiens secara spesifik.

5 Cara Pasang Iklan Di Facebook

Namun agar iklan yang kamu jalankan mendapatkan hasil yang maksimal, kamu bisa simak cara-cara berikut ini.

  1. Tujuan Iklan

Facebook menyediakan beberapa jenis iklan atau lebih dikenal dengan objektif iklan yaitu Awareness, Consideration, dan Conversion. Masing-masing dari jenis iklan tersebut mempunyai tujuan yang berbeda. Sesuaikan dengan apa yang ingin kamu capai dari memasang iklan.

Gunakan Awareness jika ingin mempromosikan suatu brand atau produk agar diketahui oleh banyak orang. Objektif iklan ini akan menampilkan iklan seluas-luasnya. Sehingga kesuksesannya dapat diukur dari tingginya jangkauan iklan tersebut.

Consideration memiliki sub objektif seperti Traffic, Engagement, App Install, Video Views, Lead Generation, dan Messages. Perbedaan iklan tersebut dapat dilihat dari goal yang ingin dicapai.

Dan Conversion yang bertujuan untuk mendapatkan konversi, transaksi, atau penjualan. Biasanya digunakan untuk landing page, sebuah katalog, dan untuk meningkat kunjungan.

  1. Materi Iklan

Pilih jenis materi iklan yang sesuai dengan goal dari iklan. Facebook memberikan beberapa pilihan seperti Photo Ad, Video Ad, Slideshow, Carousel, Instant Experience, dan koleksi.

Gunakan salah satu yang paling cocok dengan produk yang akan diiklankan. Atau kamu juga bisa menggabungkan beberapa jenis materi iklan.

Yang paling mudah adalah menggunakan Photo Ad. Cukup unggah photo kemudian berikan deskripsi yang menarik dan tombol CTA (Call To Action) sesuai dengan goal yang ingin dicapai.

  1. Penempatan Iklan

Pilih penempatan iklan yang tepat agar mudah dilihat oleh pengguna. Beberapa penempatan yang bisa kamu pilih diantaranya di news feed desktop atau mobile, kolom sebelah kanan, Audience Network, Artikel Instan, dan Instagram.

Namun ada beberapa jenis iklan yang tidak dapat dipasang di semua tempat. Karena mungkin kurang layak untuk sasaran iklan tersebut.

  1. Target Audiens

Cara pasang iklan di facebook yang keempat ini adalah untuk menentukan kepada siapa iklan akan ditampilkan. Untuk itu kamu harus jeli dalam menemukan target audiens yang benar-benar cocok dengan produk yang sedang kamu iklankan.

Misalkan kamu mengiklankan produk hijab, tentu penargetannya adalah kepada wanita muslim yang berusia paling tidak 24 tahun ke atas. Atau yang bisa diperkirakan mampu melakukan transaksi online jika kamu hanya menyediakan pemesanan via online saja.

Selain itu, kamu juga bisa menentukan di lokasi mana saja iklan akan muncul. Pastikan lokasi tersebut adalah lokasi yang dapat kamu jangkau atau bisa kamu layani.

  1. Anggaran dan Jadwal Iklan

Salah satu keunggulan iklan facebook adalah kita bisa mengatur sendiri kapan iklan akan tayang. Sehingga iklan akan bekerja secara lebih optimal berdasarkan anggaran iklan.

Jika anggaran iklan yang kamu miliki 200 ribu, maka bisa kamu atur iklan akan tayang selama 10 hari. Dengan rincian anggaran 20 ribu per hari. Sehingga anggaran bisa lebih maksimal.

Tertarik dengan layanan kami? Kunjungi instagram kami, klik @kidos.agency untuk lihat layanan lainnya.

5 Tips Pasang Iklan di Instagram yang Efektif untuk Tingkatkan Penjualan

5 Tips Pasang Iklan di Instagram yang Efektif untuk Tingkatkan Penjualan

Punya rencana untuk pasang iklan di Instagram? Jika iya, persiapkanlah dengan baik dengan baik. Karena pasang iklan di Instagram memerlukan biaya yang lumayan banyak. Jadi, ikuti tips iklan di instagram berikut ini agar iklan yang kamu jalankan lebih maksimal hasilnya.

Iklan di Instagram memang mempunyai potensi yang sangat besar. Namun jika dilakukan dengan asal-asalan maka hanya akan membuang-buang waktu dan biaya saja.

5 Tips Iklan di Instagram yang Efektif

  1. Menentukan Tujuan Iklan

Tetapkan tujuan yang jelas ketika akan memasang iklan di Instagram. Dengan tujuan yang jelas akan memudahkan dalam memilih jenis iklan yang disediakan oleh Instagram.

Tujuan dalam beriklan bisa bermacam-macam sesuai dengan prosesnya. Biasanya iklan pertama adalah untuk meningkatkan brand awareness agar orang yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu. Baru kemudian iklan yang bertujuan untuk mendapatkan transaksi atau sebuah tindakan.

Tentukan juga apa yang ingin diperoleh dari iklan tersebut. Apakah langsung selling, trafik menuju ke sebuah website, atau mendapatkan kontak berupa email atau nomor telepon. Hal ini bisa kamu atur dalam CTA (Call To Action) sebuah iklan.

  1. Membuat Materi Iklan Yang Baik

Instagram merupakan media sosial untuk berbagi foto dan video. Jadi, pastikan materi iklanmu benar-benar bagus agar dilirik oleh pengguna Instagram.

Buatlah caption dengan copywriting yang baik agar orang susah untuk menolak penawaran tersebut. Jangan membuatnya asal jadi karena tidak akan membuat orang tertarik untuk melihat lebih detail.

Dan tambahkan hashtag yang relevan agar jangkauan iklannya lebih luas. Kamu bisa melakukan riset hashtag terlebih dahulu untuk mendapatkan hastag yang tepat.

  1. Memilih Target Yang Spesifik

Salah satu kunci kesuksesan sebuah iklan adalah menentukan target market. Kepada siapa saja iklan akan ditampilkan. Jangan sampai melewatkan tips iklan di instagram yang paling penting ini.

Untuk menentukan target market yang tepat, mulailah dengan asumsi. Kira-kira siapakah orang yang benar-benar membutuhkan produkmu. Kemudian cari tahu apa kebiasaan mereka, apa yang menjadi minat mereka, atau bagaimana mereka bertransaksi.

Contohnya jika kamu mempunyai produk untuk kesehatan jantung. Maka biasanya penggunanya kebanyakan berumur 40 tahun ke atas dan mempunyai ketertarikan untuk hidup sehat. Dan perhitungkan juga apakah mereka bersedia bertransaksi dengan cara yang telah kamu tetapkan.

  1. Aktif Menanggapi Komentar

Iklan yang sudah berjalan jangan sampai dibiarkan begitu saja. Karena kemungkinan akan ada yang merespon melalui komentar. Tanggapi setiap komentar yang kira-kira perlu untuk direspon.

Menanggapi komentar juga bertujuan untuk menjelaskan sesuatu yang belum tertulis di materi iklan. Dan juga untuk menjalin kekerabatan kepada calon pelanggan.

Jika muncul tanggapan yang negatif, lebih baik tidak mempedulikannya. Karena biasanya hanya orang-orang iseng saja dan tidak tertarik dengan produk yang sedang kamu iklankan.

  1. Lakukan Analisis dan Retargeting

Tips iklan di instagram yang terakhir, lihatlah laporan hasil iklan yang sudah tayang. Dari situ kita bisa melihat sejauh mana kesuksesan sebuah iklan. Mana yang perlu diperbaiki dan mana yang harus ditingkatkan.

Dari data pengunjung iklan yang belum melakukan tindakan atau transaksi masih bisa kita targetkan ulang. Karena biasanya orang membutuhkan waktu untuk memahami suatu produk. Baru kemudian tertarik dan memutuskan untuk membeli.

Lakukan analisis dan retargeting pada setiap iklan. Agar semua iklan berjalan secara efektif dan membuahkan hasil. Karena beberapa pengiklan tidak berhasil padahal sudah mengeluarkan biaya yang besar. Atau biasa disebut dengan boncos.

 Kunjungi Instagram kami di @kidos.agency untuk dapetin info menarik terkait tips digital marketing lainnya.

5 Jenis Iklan Online Efektif yang Bisa Diterapkan untuk Tarik Konsumen

5 Jenis Iklan Online Efektif yang Bisa Diterapkan untuk Tarik Konsumen

Iklan online merupakan iklan yang penyampaiannya menggunakan internet. Media yang dipakai berupa teks, gambar, atau video yang ditampilkan melalui komputer dan perangkat mobile. Dan seiring berkembangnya teknologi, jenis iklan pun muncul bermacam-macam bentuknya. 

Dan saat ini banyak pelaku bisnis lebih memilih untuk menggunakan iklan online daripada iklan offline. Karena dinilai lebih efektif dan efisien dalam menarik audiens.

Selain itu dengan iklan online kita dapat mengatur siapa saja yang menjadi target iklan, menentukan besar biaya, serta memperbaiki atau menghentikan iklan sewaktu-waktu. Dan semua itu bisa kita lakukan tanpa harus keluar rumah.

5 Jenis Iklan Online Efektif

Terdapat beragam jenis iklan online yang bisa kamu pakai untuk menarik konsumen. Setiap iklan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan nya masing-masing.

  1. Direct Advertising

Sebuah iklan yang biasa kita lihat di dalam sebuah blog atau website. Biasanya berupa teks atau gambar yang muncul di beberapa sudut website. Namun ada juga beberapa yang berbentuk video yang muncul di sidebar berbentuk pop up.

Kamu bisa menggunakan iklan seperti ini dengan cara menghubungi pemilik website atau agen advertising yang mempunyai jaringan website. Sesuaikan dengan kriteria pengunjung website dengan target market. Karena setiap website mempunyai tipe pengunjung yang berbeda-beda.

Kelebihan dari Direct Advertising adalah kita bisa menentukan posisi iklan yang kita inginkan. Dan bisa memilih website-website yang mempunyai trafik yang tinggi. Sedangkan kekurangannya, iklan yang tampil sesuai dengan kontrak iklan. Biasanya semakin besar ukuran iklan, semakin besar pula tarifnya.

  1. Self-service Advertising

Penempatan jenis iklan ini ditentukan sendiri oleh pihak pengiklan. Pemasang iklan hanya menyiapkan materi iklannya. Kemudian pengiklan hanya akan menampilkan kepada orang-orang tertentu saja yang telah ditentukan.

Contohnya bisa kita lihat pada Google Adword. Dimana iklan hanya tampil di halaman-halaman tertentu saja. Yaitu ketika seseorang mengetikkan sebuah kata kunci dalam mesin pencarian. Berbeda kata kunci yang dimasukkan, maka berbeda pula iklan yang akan ditampilkan.

Kelebihan Self-service Advertising adalah selain kita bisa mengatur isi konten dan letak iklannya, biaya yang kita bayar hanya iklan yang muncul atau iklan yang mendapat klik. Kekurangannya, kita harus mencari sendiri kata kunci yang tepat.

Dan beberapa kata kunci juga memiliki persaingan yang cukup tinggi karena digunakan juga oleh pengiklan lain. Jadi semakin kata kunci tersebut semakin banyak yang menggunakan, maka tarifnya akan semakin tinggi.

  1. Social Advertising

Sesuai namanya, iklan ini adalah iklan yang memanfaatkan jaringan sosial. Dimana kita dapat memilih target yang sesuai dengan informasi sosial seperti minat atau ketertarikan. Contohnya adalah facebook ads.

Kelebihan dari iklan jeni ini, kita dapat menargetkan orang-orang dengan minat atau ketertarikan tertentu. Misalnya ketika kita memasang iklan untuk produk kaos sepak bola, maka kita dapat mengatur iklan supaya hanya ditampilkan kepada orang-orang yang mempunyai minat terhadap sepak bola.

Kekurangannya iklan ini membutuhkan budget yang besar di awal karena untuk tes iklan dan mengumpulkan database yang besar.

  1. Email Marketing

Tahukah kamu bahwa kita juga bisa memasang iklan ke dalam sebuah email. Iklan ini sangat efektif untuk produk yang membutuhkan edukasi khusus. Agar audiens mengetahui keunggulan-keunggulan suatu produk.

Kelebihan email marketing adalah selain biaya yang lebih murah, juga lebih bersifat personal. Sehingga audiens merasa istimewa. Kekurangannya kita harus menyiapkan materi yang benar-benar bagus agar orang tertarik untuk membuka iklan email.

  1. Video Marketing

Jenis iklan ini menggunakan video sebagai sarana penyampaiannya. Dan saat ini banyak digunakan oleh pelaku bisnis karena saat ini orang lebih suka menonton sebuah video.

Kelebihannya kita dapat menyampaikan iklan lebih jelas. Sedangkan kekurangannya adalah membutuhkan biaya tersediri untuk membuat materi iklan berupa video.

Bagaimana? Sudah dapat insight menarik? Kunjungi instagram kami di @kidos.agency untuk lebih tahu tips digital marketing seru lainnya.

7 Tips Membuat Iklan yang Unik di Media Sosial untuk Tingkatkan Bisnis

7 Tips Membuat Iklan yang Unik di Media Sosial untuk Tingkatkan Bisnis

Saat ini banyak pelaku bisnis membuat iklan di media sosial untuk meningkatkan bisnisnya. Namun untuk membuat iklan yang menarik dan menghasilkan di media sosial bukanlah hal yang bisa kamu sepelekan. Jika kamu buat tanpa perencanaan yang baik maka tidak akan menghasilkan apa-apa. Oleh karena itu simak tips membuat iklan untuk meningkatkan bisnis berikut ini.

Tapi sebelumnya, seberapa besarkah potensi ketika kita membuat iklan di media sosial? Jumlah pengguna media sosial selalu bertambah setiap waktu. Di Indonesia sendiri jumlah penggunanya sudah mencapai 170 juta pengguna atau 61,8% dari seluruh populasi di Indonesia. Dan semua itu bisa kamu jangkau dengan membuat iklan di media sosial.

7 Tips Membuat Iklan yang Unik di Media Sosial

Untuk dapat membuat iklan di media sosial, ada beberapa yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan bisnis.

  1. Tentukan Tujuan Membuat Iklan

Sebelum membuat iklan, pertama kamu harus menentukan apa tujuan yang ingin kamu capai dari iklan tersebut. Hal ini akan dapat memudahkan dalam membuat iklan secara keseluruhan. Sekaligus akan menjadi indikator sukses tidaknya iklan yang kamu lakukan.

Selain itu, tentukan juga berapa lama waktu untuk mencapai tujuan tersebut. Agar kamu nanti dapat mengukur sejauh mana kesuksesan sebuah iklan.

  1. Pilih Platform Beriklan Yang Tepat

Saat ini banyak sekali media sosial yang digunakan oleh warganet. Namun tidak harus menggunakan semua media sosial. Karena setiap media sosial memiliki karakteristik yang berbeda.

Oleh sebab itu, kenali siapa yang menjadi target iklan. Cari tahu media sosial apa yang paling banyak mereka gunakan. Kemudian fokuslah pada media sosial tersebut agar hasilnya lebih maksimal.

  1. Tentukan Kriteria Konten

Tips membuat iklan yang ketiga ini masih berhubungan dengan mengenali target market. Karena dengan mengenali target market dengan baik, maka kamu akan dapat menentukan konten iklan yang tepat.

Karena setiap target market mempunyai pendekatan yang berbeda. Konten iklan untuk dewasa tentu berbeda dengan konten anak-anak. Begitu juga konten untuk pria juga berbeda dengan konten untuk wanita.

  1. Buatlah Jadwal Iklan

Penjadwalan akan membuat iklan bekerja secara efektif. Karena saat iklan pertama selesai, akan disusul dengan iklan yang selanjutnya. Sehingga setiap iklan akan saling mendukung. Maka hasilnya akan lebih maksimal.

Hal ini juga bertujuan agar iklan tidak putus di tengah jalan. Karena sudah disiapkan sebelumnya.

  1. Berikan Tawaran Yang Menarik

Salah satu penentu agar orang mau membaca atau melihat iklan adalah tawaran yang menarik. Karena jika tawaranmu biasa-biasa saja, orang akan tidak mempedulikannya.

Kamu dapat membuat sebuah penawaran yang memicu agar orang melakuan tindakan. Contohnya beli 2 gratis 1, potongan harga khusus hari ini, bebas biaya ongkir, dan sebagainya.

  1. Tanggapi Komentar

Segera tanggapi komentar yang muncul ketika iklan sudah berjalan. Hal ini akan membuat pemberi komentar merasa istimewa. Dan juga akan menambah engagement yang dapat memperluas jangkauan iklan.

Ketika muncul komentar yang negatif, tetaplah menanggapinya dengan positif. Atau tidak usah dipedulikan agar citra baik bisnismu tetap terjaga.

  1. Analisis Iklan

Lakukan analisis iklan yang sudah berjalan. Seberapa besar jangkauannya, berapa banyak like atau komentar, atau seberapa banyak orang melakukan tindakan dari iklan tersebut. Semakin detail dan lengkap akan semakin baik untuk menentukan langkah iklan selanjutnya.

Dari perolehan data iklan, kamu bisa menentukan iklan mana yang harus diperbaiki dan mana yang harus ditingkatkan. Sehingga kualitas iklan-iklan selanjutnya akan menjadi lebih baik lagi. Kunjungi Instagram kami di @kidos.agency untuk informasi dan tips seputar digital marketing seru lainnya.

7 Trik SEO yang Efektif Dilakukan untuk Website Toko Online

7 Trik SEO yang Efektif Dilakukan untuk Website Toko Online

Membangun sebuah toko online merupakan langkah yang bagus dalam upaya bersaing di era digital seperti sekarang. Namun usahakan jangan kemudian berhenti di situ saja. Toko online-mu harus bisa berada di halaman pertama mesin pencarian. Untuk melakukan hal tersebut, ikut beberapa tips SEO untuk toko online berikut ini.

SEO (Search Engine Optimization) merupakan serangkaian upaya untuk menempatkan sebuah website berada di halaman pertama di mesin pencarian. Karena dengan begitu, maka akan mudah mendapatkan pengunjung. Sehingga peluang untuk mendapatkan cuan akan lebih besar.

Jika toko online-mu berada di halaman antah berantah atau bahkan tidak terindeks oleh mesin pencarian, bisa dipastikan tidak akan ada orang yang order.

7 Tips SEO Untuk Toko Online

Bagaimana cara supaya website toko online yang kamu miliki dapat bersaing dan berada di halaman pertama? Ikuti beberapa trik berikut ini!

  1. Lakukan Riset Keyword

Hal yang paling penting sekali adalah riset keyword. Bahkan sebaiknya kamu lakukan ketika pertama kali akan membangun toko online. Karena dengan mengetahui keyword yang tepat, akan berpengaruh pada kesuksesan website toko online di mesin pencarian.

Kumpulkan keyword-keyword yang relevan dengan produk yang kamu jual. Pilih keyword yang volume pencariannya tinggi tapi memiliki persaingan yang rendah.

Kamu bisa melakukan riset keyword dengan menggunakan tools seperti google keyword planner, ubersuggest, atau ahrefs.

  1. Theme yang SEO Friendly

Saat ini orang lebih banyak mengakses internet menggunakan mobile. Jadi usahakan theme yang kamu gunakan sudah mobile friendly karena lebih disukai oleh mesin pencarian. Yaitu theme yang dapat menyesuaikan tampilannya dengan perangkat yang sedang digunakan.

Namun jangan sampai kamu menggunakan theme yang nulled (bajakan). Karena akan beresiko pada websitemu di kemudian hari.

Jika belum mempunyai budget untuk membeli theme premium, kamu bisa memanfaatkan theme yang versi gratis dulu.

  1. Struktur Navigasi

Mudahkan pengguna dengan navigasi yang baik. Sehingga memudahkan pengguna untuk mencari informasi produk,  cek ongkos pengiriman, atau melakukan order.

Navigasi yang buruk akan menyulitkan pengguna. Sehingga orang akan meninggalkan websitemu sebelum melakukan apapun. 

  1. Deskripsi Yang Menjual

Manfaatkan kolom deskripsi untuk menjelaskan keunggulan produk. Gunakan kata-kata pemikat atau copywriting untuk memicu orang yang membacanya agar melakukan tindakan. Dan jangan lupa untuk memasukkan keyword yang sudah kamu kumpulkan.

Jangan tulis deskripsi yang seadanya. Karena malah akan membuat orang tidak akan percaya dengan toko online-mu.

  1. Optimalkan Foto Produk

Gunakan foto produk yang beresolusi tinggi untuk memperlihatkan detail setiap produk. Tips SEO untuk toko online yang satu ini sering dilupakan. Seringkali orang menggunakan foto yang terkesan seadanya bahkan asal comot dari internet.

Optimalkan juga dengan memberikan Alt Text (Alternative Text) pada gambar. Salah satu tujuannya agar muncul di hasil pencarian gambar.

  1. Gunakan Plugin Pendukung SEO

Agar optimasi lebih maksimal, kamu bisa menggunakan plugin pendukung SEO. Plugin ini nanti dapat membantu untuk menargetkan sebuah keyword ke dalam konten yang kamu posting.

Selain itu tambahkan juga beberapa plugin lainnya untuk meningkatkan keamanan website, kecepatan website, atau pendukung toko online.

  1. Bangun Link Building

Tips SEO untuk toko online yang terakhir ini adalah optimasi offpage. Yaitu upaya yang kamu lakukan di luar website. Dengan cara membuat link yang mengarah ke website yang kamu miliki.

Dengan banyaknya link yang mengarah ke website-mu, maka akan menambah trafik pengunjung menuju ke website-mu. Selain itu juga dapat menambah reputasi di mesin pencarian. Kunjungi Instagram kami @kidos.agency untuk tips seru seputar digital marketing ya.

 

7 Ide Konten yang Bisa Kamu Buat untuk Meningkatkan Bisnis

7 Ide Konten yang Bisa Kamu Buat untuk Meningkatkan Bisnis

Saat ini membuat konten yang bagus sama pentingnya dengan membuat produk. Karena konten yang bagus akan dapat menyampaikan keunggulan produk dengan baik. Untuk melakukan hal itu kamu perlu mempunyai banyak ide konten untuk bisnis yang dapat meningkatkan brand awareness.

Jika konten yang kamu bagikan asal-asalan, akan bisa menyebabkan produk yang baik akan kelihatan buruk. Oleh karena itu kamu perlu menyiapkan konten-konten dengan baik.

Dengan konten yang baik dan tersusun rapi, tidak hanya akan menarik perhatian saja. Tapi juga dapat meningkatkan kepercayaan terhadap bisnis yang kamu jalankan. Dan pastinya akan mendatangkan banyak pelanggan dan menambah transaksi penjualan.

7 Ide Konten Untuk Meningkatkan Bisnis

Namun seperti apakah ide konten untuk bisnis yang baik? Berikut ini beberapa ide yang bisa kamu buat untuk meningkatkan bisnis.

  1. Pemakaian Produk

Konten pemakaian produk ini akan menciptakan zero experience. Yaitu membuat orang mengetahui produk atau layanan seolah-olah pernah menggunakannya.

Kamu dapat membuat konten berupa foto maupun video. Buatlah sedetail mungkin ketika produk itu digunakan. Mulai dari unboxing, cara menggunakan, sampai hasil setelah menggunakan produk.

  1. Info, Tips, & Tutorial

Berikan informasi tentang manfaat dari menggunakan produk atau layanan yang kamu miliki. Lengkapi juga dengan tips serta tutorial bagaimana cara agar mendapatkan manfaat yang maksimal.

Orang lebih menyukai sesuatu yang bermanfaat bagi mereka. Dan jika mereka sudah membuktikan sendiri, maka pasti akan loyal terhadap produk yang kamu tawarkan.

  1. Behind The Scene

Untuk menambah kepercayaan terhadap bisnismu, buatlah konten bagaimana produkmu dibuat. Ceritakan proses mulai dari awal hingga sampai kepada konsumen.

Sebuah cerita behind the scene akan membuat bisnismu benar-benar ada dan berjalan dengan baik. Oleh karena itu pilihlah bagian mana saja yang sekiranya akan menarik perhatian orang.

  1. Polling atau Q&A

Konten yang berisi polling akan menambah interaksi dengan audiens. Gunakan polling yang sederhana dan menarik agar orang bersedia mengikutinya. Karena hal ini juga dapat meningkatkan kepercayaan terhadap bisnismu.

Question and answer (Q&A) juga bisa kamu jadikan pilihan untuk berinteraksi dengan audiens. Dengan melemparkan sebuah pertanyaan, kamu dapat menjelaskan apa saja yang ingin orang ketahui. Selain itu kamu juga dapat menggali apa yang sebenarnya orang butuhkan.

  1. Kuis atau Giveaway

Dari semua ide konten yang ada, mungkin inilah yang paling powerfull. Karena kebanyakan orang pasti akan tertarik untuk mendapatkan hadiah.

Kamu bisa menyediakan giveaway atau kuis pada moment-moment tertentu. Dengan syarat harus melakukan beberapa hal seperti like, komentar, atau follow agar kontenmu menjadi viral. Sehingga bisnismu dapat menjangkau audiens yang lebih banyak.

  1. Testimoni atau review

Ide konten untuk bisnis yang satu ini adalah kesempatan untuk mengenalkan produkmu. Jadi buatlah konten sebagus mungkin agar orang tertarik. Karena banyak orang melakukan transaksi setelah membaca testimoni atau review.

Kamu bisa membuatnya dengan mengajak beberapa pelangganmu untuk membuat testimoni atau review. Namun hal yang perlu kamu ingat, buatlah senatural mungkin. Jangan sampai kelihatan seperti dibuat-buat agar orang percaya.

  1. Quotes

Kamu juga bisa membuat konten-konten yang berisi quotes dari orang-orang terkenal. Tapi usahakan topiknya masih tetap relevan dengan bisnis yang kamu jalankan.

Dengan membagikan quotes, hal ini dapat menyampaikan nilai-nilai apa yang kamu pegang dalam menjalankan bisnis. Sehingga mampu meningkatkan kepercayaan audiens. Apalagi isinya sesuai dengan apa yang mereka alami.

Itu dia tujuh ide konten yang bisa kamu terapkan untuk meningkatkan bisnis. Konten yang bagus harus diiringi dengan strategi marketing yang tepat. Nah, untuk mengetahui strategi-strategi marketing yang ciamik, kamu bisa langsung follow Instagram @kidos.agency sekarang juga. Di sana, ada beragam ilmu bermanfaat yang bisa kamu petik untuk meningkatkan bisnis.

 

5 Strategi Digital Marketing B2B yang Bisa Kamu Coba untuk Tingkatkan Penjualan

5 Strategi Digital Marketing B2B yang Bisa Kamu Coba untuk Tingkatkan Penjualan

Apakah saat ini kamu sedang mencari cara untuk meningkatkan penjualan?  Mungkin kamu sudah melakukan berbagai cara namun belum maksimal. Akan tetapi sudahkan kamu menerapkan strategi digital marketing B2B.

B2B atau singkatan dari bussiness to bussiness merupakan serangkaian transaksi antara pelaku bisnis satu dengan pelaku bisnis lainnya. Hal ini memungkinkan untuk menghasilkan volume penjualan yang besar dan dalam jangka waktu yang panjang.

Karena pada model marketing B2B, pemilik bisnis menjual suatu produk atau layanan kepada pemilik bisnis lain. Kemudian mengolah dan menjualnya lagi kepada konsumen.

Sehingga akan menciptakan sebuah ikatan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Dan tentu saja kerjasama tersebut akan terus terjalin selama bisnis berjalan dengan baik.

Karakkterisik Marketing B2B

Sebelum menerapkan strategi digital marketing B2B, ada baiknya kamu mengetahui beberapa karakteristik pada marketing B2B.

          Marketing B2B membutuhkan waktu yang lebih lama. Sebab harus melalui beberapa tahapan sales funnel yang panjang seperti  penelusuran, evaluasi, negosiasi, dan sebagainya.

          Melibatkan lebih dari satu orang untuk mendapatkan satu keputusan.

          Membutuhkan pertemuan yang intensif untuk membangun kepercayaan agar bersedia untuk melakukan kerjasama atau pembelian.

5 Strategi Digital Marketing B2B yang Bisa Kamu Coba untuk Tingkatkan Penjualan

  1. Pilih Target Pasar Yang Tepat

Setiap produk atau layanan pasti mempunyai target pasar tersendiri. Termasuk produk atau layanan yang kamu miliki saat ini. Tugas kamu adalah menemukannya.

Selanjutnya mencari tahu apa yang benar-benar mereka butuhkan, bagaimana cara berkomunikasi yang tepat, serta beberapa data penting terkait transaksi yang biasa mereka lakukan.

Hal ini bertujuan agar kamu dapat memilih channel dan konten digital marketing yang tepat.  Sehingga strategi marketing yang kamu lakukan benar-benar tersampaikan kepada orang-orang yang membutuhkan produk atau layanan yang kamu miliki.

 

  1. Bangun Website Yang User Friendly

Website ibarat sebuah kantor di dunia digital. Jika kamu sudah memutuskan untuk melakukan digital marketing, maka wajib mempunyai sebuah website yang user friendly.

Kenapa harus user friendly? Karena akan percuma mempunyai website yang canggih tapi malah membuat bingung. Belum melakukan apa-apa, pengunjungnya sudah menutup websitenya.

Oleh sebab itu gunakan website yang memiliki navigasi serta desain yang baik. Sehingga para pengunjung website dapat mencari informasi tentang produk atau layanan yang kamu sediakan dengan mudah.

  1. Tingkatkan Kepercayaan Dengan Email Marketing

Untuk membangun hubungan dengan calon pelanggan, kamu bisa menggunakan strategi digital marketing B2B yang cukup populer yaitu email marketing. Karena sifatnya lebih privasi dan hampir semua pelaku bisnis mempunyai email.

Kamu bisa mengumpulkan email calon pelanggan dengan cara memberikan benefit secara cuma-cuma jika bersedia mendaftarkan emailnya. Benefit tersebut bisa berupa promo harga, e-book, voucher, atau lain sebagainya.

Selanjutnya kamu bisa memberikan edukasi tentang keunggulan produk atau layanan yang kamu miliki. Dan ketika mereka sudah mulai mengenal dan percaya, pasti mereka akan mudah menerima tawaran yang kamu berikan.

  1. Gunakan Content Marketing Untuk Mencuri Perhatian

Selain mempunyai produk atau layanan yang bagus, konten yang kamu bagikan juga harus menarik. Karena konten yang menarik akan dapat membuat produk atau layanan yang kamu tawarkan semakin baik.

Kamu bisa menggunakan konten berupa artikel, foto, atau video untuk mendapatkan perhatian dari target pasar yang kamu bidik.

  1. Manfaatkan SEO

Saat ini hampir setiap orang mencari informasi menggunakan mesin pencarian di internet. Dan terbukti pengguna internet pun terus meningkat dari waktu ke waktu.

Jadi ini kesempatan kamu menggunakan strategi digital marketing B2B dengan memanfaatkan SEO (Search Engine Optimization). Tingkatkan kualitas websitemu agar muncul di halaman pertama mesin pencarian.

Ituu dia lima strategi digital marketing yang bisa dicoba untuk B2B. Kalau kamu ingin mendapatkan wawasan lebih luas lagi mengenai digital marketing, kamu bisa follow Instagram @kidos.agency. Di sana, ada banyak sekali ilmu digital marketing yang bermanfaat untuk kamu terapkan di kemudian hari.

 

5 Perbedaan antara B2B dan B2C yang Perlu Kamu Ketahui

5 Perbedaan antara B2B dan B2C yang Perlu Kamu Ketahui

Dalam berbisnis, terdapat 2 strategi pemasaran yang sering digunakan yaitu B2B dan B2C. Karena perbedaan B2B dan B2C ini sangat mendasar, maka kamu perlu menentukan strategi mana yang akan kamu gunakan sebelum melakukan pemasaran lebih jauh.

Pemilihan strategi ini akan membawa pengaruh besar terhadap  pemasaran yang akan kamu lakukan. Oleh sebab itu kamu perlu mengetahui  pengertian dan perbedaan antara B2B dengan B2C. Agar pemasaran yang kamu lakukan membuahkan hasil yang maksimal.

Jika kamu kurang memahami perbedaan kedua model bisnis ini, pemasaran yang kamu lakukan nanti akan cenderung kurang efisien. Karena kurang fokus pada target pasar yang kamu bidik.

Pengertian B2B (Bussiness to Bussiness)

Bisnis ini melakukan pemasaran dengan target pelaku bisnis lainnya. Karena produk B2B ini akan diolah lagi, kemudian menjualnya kepada konsumen.

Pengertian B2C (Bussines to Customer)

Bisnis ini merupakan transaksi langsung antara pelaku bisnis dengan end user. Produk B2C akan langsung dikonsumsi sendiri oleh pelanggannya.

Perbedaan B2B dan B2C

Dengan memahami perbedaan antara keduanya, akan memudahkan kamu dalam menentukan langkah-langkah pemasaran berikutnya.

  1. Target Market atau Pasar

B2B menargetkan pelaku bisnis lain yang akan menjual kembali kepada konsumen. Biasanya B2B memiliki target market yang lebih spesifik namun memiliki potensi nilai transaksi yang besar.

Sedangkan B2C lebih fokus kepada end user yang akan mengkonsumsi sendiri produknya. Oleh karena itu B2C memiliki target pasar yang lebih luas dan beragam.

Perbedaan ini akan mempengaruhi dalam membuat strategi pemasaran nantinya. Karena semakin dapat mengenali target market, maka pemasaran yang kamu lakukan akan tepat sasaran.

  1. Volume Transaksi dan Harga

Pada transaksi B2B memiliki jumlah transaksi yang lebih sedikit karena hanya fokus kepada pelaku bisnis. Namun memiliki volume yang lebih besar dan berkelanjutan.

Berbeda dengan B2C yang menjual langsung kepada konsumen yang akan langsung mengkonsumsi produknya. Atau dapat diistilahkan dengan beli eceran.

Dari segi harga, B2B menawarkan harga yang lebih rendah namun berpotensi mendapatkan jumlah transaksi yang banyak. Sedangkan B2C menawarkan harga lebih tinggi karena jumlah transaksinya sedikit.

  1. Motivasi

Transaksi pada B2B memiliki motivasi untuk memenuhi kebutuhan usaha. Diantaranya untuk meraih keuntungan, ketersediaan produk, serta investasi jangka panjang.

Sedangkan pada B2C motivasinya adalah untuk mendapatkan manfaat dari produk yang dijual. Atau karena adanya promo, hadiah, atau produk baru.

Perbedaan B2B dan B2C dari segi motivasi ini akan berpengaruh nanti pada bagaimana cara merawat pelanggan agar tetap menggunakan produk yang kamu tawarkan.

  1. Pengambilan Keputusan

B2B melibatkan lebih banyak orang untuk mendapatkan sebuah keputusan. Karena harus mempertimbangkan kualitas, volume, legalitas, dan lainnya sebelum melakukan sebuah transaksi.

Belum lagi harus mendapatkan persetujuan dari unit usaha yang lain. Sehingga proses pengambilan keputusan pun lebih lama.

Sebaliknya, pengambilan keputusan B2C tidak serumit B2B. Proses B2C lebih cepat karena hanya melibatkan 1 orang saja.

  1. Hubungan Penjual dan Pembeli

Hubungan yang terjalin pada B2B berlangsung lebih lama dibandingkan B2C. Karena B2B harus melalui proses panjang untuk dapat menghasilkan sebuah transaksi. Mulai dari perkenalan, presentasi produk, negosiasi, dan sebagainya.

Setelah itu pelaku B2B harus bisa merawat dan menjaga hubungan tersebut. Agar target B2B ini terus-menerus menjadi pelanggan.

Sementara hubungan B2C cenderung lebih cepat. Karena proses untuk menghasilkan transaksi tidak serumit B2B. Tidak membutuhkan proses lobi, negosiasi, dan sebagainya.

Demikian penjelasan singkat mengenai perbedaan antara B2B dan B2C. Kedua model bisnis ini sama-sama memberikan keuntungan yang besar bagi para pelakunya jika dapat dijalankan dengan strategi yang tepat. 

Nah, apabila kamu ingin mendapatkan ilmu mengenai strategi digital marketing yang ampuh, kamu bisa follow Instagram @kidos.agency. Ada banyak sekali ilmu yang bisa kamu dapatkan dari situ, mulai dari social media marketing, SEO, hingga email marketing.